Tampilkan postingan dengan label autism. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label autism. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2013

10 Fakta Penting Autisme




Inilah fakta-fakta autisme yang harus diterima oleh orang-tua. Ada banyak yang negative, tapi tidak sedikit yang positif, karena setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Faktanya :

1. Autisme adalah ‘Spectrum’ Disorder

orang-orang dengan autisme mungkin saja sedikit autistik atau sangat autistik. Dengan demikian, mereka mungkin saja adalah anak yang cerdas, verbal, dan cacat mental, non-verbal. Suatu penyimpangan yang meliputi berbagai gejala ini sering disebut spektrum disorder (gangguan spektrum autisme). Gejala yang paling sering komunikasi sosial (kontak mata, percakapan, mempunyai perspektif yang berbeda dari orang biasa, dll).

2. Sindrom Asperger dianggap bagian dari spektrum autisme. 

Satu-satunya perbedaan yang signifikan antara SA dan High Functioning Autism adalah bahwa orang-orang dengan SA biasanya berkembang dengan cepat, sementara orang-orang dengan autisme biasanya memiliki keterlambatan bicara. Orang dengan SA umumnya sangat cerah dan verbal, tetapi mempunyai kelemahan sosial

3. Autisme berbeda-beda 

Beberapa orang dengan autisme yang cerewet dan yang lainnya adalah pendiam. Ada yang memiliki masalah sensoris, masalah pencernaan, tidur kesulitan dan masalah medis lainnya. Yang sama mungkin hanya keterlambatan komunikasi sosial

4. Orang autis tidak bisa sembuh lebih baik dari orang non autis

Itu tidak berarti bahwa orang dengan autisme tidak akan membaik. Bahkan ketika orang-orang dengan autisme meningkatkan keterampilan mereka, mereka akan seterusnya masih autistik, yaitu mereka akan berpikir dan memahami berbeda dari kebanyakan orang. Anak-anak dengan autisme mungkin menerima berbagai jenis perawatan, seperti perawatan biomedis, sensorik, perilaku, atau bahkan perkembangan seni berbasis. Tergantung pada anak, pengobatan tertentu akan lebih berhasil dari yang lain.

5. Ada banyak teori penyebab autism, tapi tidak konsensus 

Anda mungkin telah melihat atau mendengar berita tentang kemungkinan penyebab autisme. Teori berkisar antara merkuri dalam vaksin untuk genetika bayi. Saat ini, sebagian besar peneliti berpendapat autisme disebabkan oleh kombinasi genetik dan faktor lingkungan – dan itu sangat mungkin bahwa gejala-gejala yang berbeda memiliki penyebab yang berbeda.

6. Autisme adalah diagnosa seumur hidup 

Bagi beberapa orang, sering (tetapi tidak selalu) menerima intervensi dini secara intensif, dan berhasil menurunkan gejala-gejala autisme secara radikal. Orang-orang dengan autisme juga bisa belajar membantu mereka mengelola kesulitan dan bahkan membangun kekuatan unik mereka. Tetapi orang dengan autisme mungkin akan autistik sepanjang hidup mereka.

7. Keluarga Yang Sedang Menghadapi Masalah Autisme Memerlukan Bantuan dan Dukungan

 Bahkan autisme yang High Functioning adalah cobaan bagi orangtua. Apalagi Low Functioning Autism, ini adalah cobaan berat bagi keluarga. Keluarga bisa jadi menghadapi ketegangan setiap harinya. Karena itulah, mereka membutuhkan bantuan dari teman-teman, keluarga, dan rumah-rumah terapi

8. Tidak ada sekolah terbaik untuk anak autis

Anda mungkin pernah mendengar tentang sekolah autisme, atau membaca tentang seorang anak autis yang berhasil blending dengan baik dalam jenis setting kelas tertentu. Tapi, setiap anak autis memiliki kebutuhan unik. Bahkan setting kelas yang menurut satu anak adalah sangat ideal, tapi tidak untuk anak yang lain. Keputusan tentang pendidikan autistik pada umumnya dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari orang tua, guru, administrator dan terapis yang mengenal anak dengan baik.

9. Ada banyak dasar tentang Autism, dan kebanyakan tidak benar

Sebagai contoh, Anda mungkin pernah mendengar bahwa orang-orang dengan autisme itu dingin dan tidak berperasaan, atau bahwa orang-orang dengan autisme tidak pernah bisa menikah atau sangat workholic. Untuk memahami seseorang dengan autisme itu kita harus meluangkan waktu untuk mengenal dia atau dia-secara pribadi!

10. Orang Autistik Memiliki Banyak Kekuatan dan Kemampuan.

Memang, tampak di luar autisme adalah diagnosis yang sepenuhnya negatif. Tapi hampir semua orang di spektrum autisme memiliki kemampuan besar untuk ditawarkan kepada dunia. Orang-orang dengan autisme adalah yang paling blak-blakan, tidak menghakimi, dan penuh gairah

Fakta seputar Autisme

Suatu kelainan yang hingga sampai sekarang belum diketahui dengan pastinya penyebab dari penyakit ini. Ya, kelainan itu adalah "Autisme" atau dengan kata lainnya adalah suatu kelainan fisik dari perkembangan jiwa seorang anak pada masa tiga tahun pertama setelah dilahirkan. 
http://nbnl.globalwhelming.com/wp-content/uploads/2011/03/jake-barnett-450x300.jpg

Autisme menyebabkan seseorang yang menderitanya mengalami gangguan pada perkembangan kerja otaknya secara normal dalam kemampuan sosialitasnya dan juga kemampuannya dalam berkomunikasi dengan lawan bicaranya. 


Penyebab, Faktor, dan Jenis Autisme 
Seorang pakar kesehatan, Neil K. Kaneshiro, MD., MHA., menyebutkan bahwa "Autisme adalah sebuah kondisi fisik yang berhubungan dengan kelainan secara biologis dan kinerja otak seseorang." 

Seorang bayi yang baru lahir tidak bisa divonis bahwa ia menderita autisme ketika lahir, karena kondisi ini hanya dapat diketahui ketika anak tersebut menginjak tahun kedua dalam hidupnya. 

Kebanyakan orang tua menganggap bahwa anaknya tersebut menderita autisme dikarenakan pemberian vaksin dan juga obat-obatan yang telah menyebabkan anaknya menderita kelainan tersebut. 

Namun, beberapa studi tentang autisme menyebutkan bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Bahkan, The American Academy of Pediatrics dan The Institute of Medicine (IOM) juga membenarkan bahwa seorang anak yang terjangkit autisme bukanlah dikarenakan pemberian vaksin dan obat-obatan lainnya. 

Akan tetapi, autisme lebih dikarenakan oleh kelainan pada kromosom anak tersebut dan juga permasalahan yang terjadi pada sistem saraf (neurological) dan juga faktor genetik atau keturunan dari anak tersebut. 

Terdapat pula sumber yang mengatakan bahwa ada kecurigaan yang menyebabkan seorang anak menderita kelainan autisme namun hal tersebut belum terbukti kebenarannya, yaitu diet, keracunan merkuri, ketidakmampuan tubuh dalam mengkonsumsi vitamin dan mineral tertentu, sensitif terhadap jenis vaksin tertentu. 
http://www.wessels-ib-support.nl/imagedump/autisme.jpg

Berdasarkan bukti yang ada, kebanyakan anak laki-laki yang menderita autisme dibandingkan dengan wanita dan terdapat beberapa jenis dari kelainan dalam perkembangan fisik dari seseorang itu sendiri, misalnya :

1. Asperger syndrome, layaknya autisme, namun perkembangan bahasanya normal.

2. Rett syndrome, berbeda dengan autisme, hanya dialami oleh wanita.

3. Childhood disintegrative disorder, kondisi yang sangat langka dimana sang anak hanya dapat melatih kemampuan belajarnya hingga umur sepuluh tahun saja, setelah itu ia akan kehilangan kemampuan yang telah dipelajarinya.

4. Pervasive developmental disoreder - not otherwise specified (PDD-NOS), yang disebut juga sebagai atypical autisme.


Gejala-gejalanya 
Kelainan autisme hanya dapat diketahui ketika anak tersebut telah berumur dua tahun dan kebanyakan dari penderita autisme akan bertingkah seakan-akan ia memiliki dunianya sendiri tanpa menyadari kehadiran orang lain.

Kesulitan dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya, kemampuan bicaranya yang lambat dari orang normal, tidak dapat diajak berbicara dalam waktu yang lama, tidak ada kontak mata dengan lawan bicara, selalu mengulang kata yang telah diucapkannya, dan juga kesulitan berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. 

Seorang anak penderita autisme memiliki tingkat kesensitifitasan yang melebihi dari manusia normal, khususnya indra penglihatannya, pendengaran, sentuhan, penciuman, ataupun rasa. 

Hal ini ditunjukkan ketika mereka merasa terganggu dengan suara berisik maka ia akan menutup kedua telinganya erat-erat. 

Mereka lebih menyenangi suatu hal yang itu-itu saja, penderita autisme akan lebih fokus pada suatu hal saja misalkan ia suka akan musik, maka ia akan lebih cepat mempelajari hal yang berhubungan dengan musik saja. 

Melakukan gerakan yang sama berulang kali, menunjukan sesuatu ketertarikan yang berlebihan pada suatu objek tertentu. 


Autisme, Kekurangan atau Kelebihan? 
Mungkin kelainan autisme ini justru memberikan suatu kelebihan bagi sang penderitanya, hal ini terbukti dari kasus yang terjadi pada, Jacob Barnett, seorang anak yang berumur 12 tahun di Amerika yang dapat memecahkan teori "Big Bang" (teori konsep rumusan matematika yang sangatlah rumit), dan setelah dilakukan serangkaian tes ternyata ia memiliki IQ melebihi Albert Einstein (170). 
http://sundaytimes.lk/110327/images/Jacob-Barnett.jpg

Jacob mengidap Aspergers syndrome, Kristine Barnett, ibu dari Jacob sempat heran ketika anaknya tidak dapat mengucapkan sepatah kata pun hingga ia menginjak usia dua tahun. 

Akibat kelainan yang dideritanya tersebut, Jacob menjadi pengajar di Universitas Indiana. Ia mengajar tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia matematika (kalkulus, aljebra, geometri, dan trigonometri) yang mungkin bagi kita sendiri pelajaran tersebut sangatlah membosankan sekali. 
http://thautcast.com/drupal5/images/jacobb.png

Tidak hanya itu saja, ia juga sedang mengembangkan teori relativitas dari Einstein saat ini.


baca lebih banyak fakta tentang autis/ autisme : http://psikometrix.blogspot.com/2013/06/10-fakta-penting-autisme.html

sumber : terselubung.blogspot.com

Autis bisa sembuh?




1. Betulkah autis bisa disembuhkan? 
Psikolog Adriana Ginanjar mengatakan, autisme bukanlah penyakit, sehingga tidak ada obatnya. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak. Umumnya, gejala ini muncul sebelum mereka menginjak usia tiga tahun. Bila seorang anak di bawah usia tiga tahun mengalami kecelakaan dan terjadi gangguan pada perkembangannya, dia tidak bisa dikatakan autistik. Seorang anak bisa menjadi autistik sejak lahir ataupun seiring dengan tumbuh kembang mereka. 

2. Apa penyebab autis? 
Hingga saat ini, belum ditemukan penyebabnya. Belum ada penelitian medis yang bisa menentukan penyebabnya. 

3. Apakah anak autis rendah kecerdasannya? 
Seperti anak lainnya, IQ anak autis bervariasi. Ada yang tinggi IQ-nya, ada pula yang rendah. “Ada anak autistik yang pandai dalam bidang bahasa, tapi lemah dalam sains. Begitu sebaliknya,” jelas Adriana. 

4. Benarkah anak autis tidak bisa bergaul? 
Bagi anak autistik yang bermasalah ialah interaksi sosial. Mereka tidak memiliki insting dalam pergaulan. Anak tidak autistik pasti mengerti bagaimana caranya beradaptasi dengan lingkungan baru. Mereka akan bertegur sapa saat bertemu dengan orang baru. Kecenderungan itu tidak tampak pada anak autis. Anak juga gemar dengan sebuah benda secara berlebihan. “Pasti mereka akan bercerita tentang hal tersebut terus-menerus,” kata Adriana. 

5. Adakah diet khusus untuk penyandang autis? 
Anak-anak autis memang disarankan untuk melakukan diet khusus. Di antaranya, mengurangi asupan protein susu sapi dan gandum. Kedua jenis protein ini tidak bisa dicerna dengan baik oleh mereka. Sebelum menentukan diet ini, memang diperlukan satu tes khusus. Tak masalah jika ingin menerapkan diet ini tanpa tes terlebih dahulu. “Tetapi, observasi terus selama diet berlangsung,” saran Adriana.

baca juga fakta seputar autisme : http://psikometrix.blogspot.com/2013/06/fakta-seputar-autisme.html

sumber : replubika.co.id

 
UA-41841186-1